Perkembangan teknologi digital memberikan banyak kemudahan bagi organisasi, namun di sisi lain juga meningkatkan risiko serangan siber, kebocoran data, phishing, ransomware, hingga gangguan layanan teknologi informasi.
Oleh karena itu, organisasi perlu memiliki kemampuan tidak hanya untuk mencegah serangan, tetapi juga mendeteksi, merespons, dan memulihkan layanan ketika insiden siber terjadi.
Pentingnya Ketahanan dan Keamanan Siber
Keamanan siber bukan hanya menjadi tanggung jawab tim IT. Seluruh bagian organisasi memiliki peran dalam menjaga keamanan informasi dan keberlangsungan operasional.
Khususnya bagi industri perbankan dan jasa keuangan, pengelolaan ketahanan dan keamanan siber menjadi semakin penting untuk menjaga keamanan data, keberlangsungan layanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta kepercayaan nasabah.
Melalui Pelatihan Ketahanan dan Keamanan Siber, peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai:
- Cyber Security & Cyber Resilience;
- identifikasi ancaman dan risiko siber;
- Cyber Security Governance;
- Cyber Risk Assessment;
- pencegahan phishing dan social engineering;
- Cyber Incident Management;
- Business Continuity & Disaster Recovery; serta
- Cyber Security Awareness.
Siapa yang Perlu Mengikuti?
Pelatihan ini sesuai untuk IT, Information Security, Risk Management, Compliance, Internal Audit, Business Continuity, serta unit kerja lainnya yang terlibat dalam pengelolaan teknologi dan risiko organisasi.
Tingkatkan Ketahanan Siber Organisasi Anda
PT Tiana Edukasi Indonesia menyediakan program Pelatihan Ketahanan dan Keamanan Siber (Cyber Security) yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, perbankan, BPR/BPRS, lembaga jasa keuangan, maupun instansi lainnya.
Melalui pendekatan teori, studi kasus, diskusi, dan praktik, peserta diharapkan mampu memahami risiko siber sekaligus meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai ancaman digital.
Bangun SDM yang lebih siap dan perkuat ketahanan siber organisasi Anda bersama PT Tiana Edukasi Indonesia.

